Mercure Surabaya Grand Mirama memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-78 dengan mengadakan upacara bendera dan karnaval.

Upacara dimulai pukul 05.30, diikuti semua heartits dengan mengenakan pakaian adat. Petugas upacara dari para heartists hotel yang dilatih Andri Moedjiantoro, S.H, Mhum selaku Security and Safety Manager Mercure Surabaya Grand Mirama.

Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama mewajibkan seluruh staf mengikuti upacara bendera yang berlangsung khidmat.

Selesai upacara, dilanjutkan dengan karnaval keliling Jalan Raya Darmo, dipimpin General Manager dan Executive Assistant Manager, diikuti Head of Department serta seluruh heartists.

Peserta karnaval yang berjalan di sepanjang jalan, menyanyikan lagu kemerdekaan. Dimeriahkan pula dua boneka ondel ondel.

Haidar Anash Rullah Talent & Culture Manager, mengatakan Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama wajib mengadakan upacara bendera 17 Agustus.

“Setiap tahun, kami selalu mengusung tema yang berbeda. Kali ini bertema Pesona Nusantara. Semua heartists menggunakan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Kami bersama-sama mendekor panggung utama dengan hiasan khas Pesona Nusantara,” jelasnya.

Perayaan kemerdekaan HUT RI ke – 78 ini juga diikuti dengan rangkaian acara lainnya, yakni; paduan suara, flashmob, pemotongan nasi tumpeng, perayaan ulang tahun heartists hotel yang berulang tahun di bulan Agustus.

Andreas Riyadi, General Manager Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, menyampaikan, semua heartists totalitas menggunakan busana adat, tanpa terkecuali, mulai dari baju, aksesoris hingga riasan wajah.

Suasana acara

Dr. Aqua Dwipayana Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional ini turut hadir. Ia mengapresiasi heartists dengan memberikan penghargaan best talent.

The best talent mendapatkan tiket pulang pergi Surabaya Bali, termasuk akomodasi. Sedangkan juara 2, mendapatkan tiket pulang pergi Surabaya Jogjakarta, termasuk akomodasi.

“Hal ini merupakan salah satu cara Mercure Surabaya Grand Mirama dalam menumbuhkan semangat optimis dalam bekerja dan berprestasi,” terang Andreas Riyadi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *