Atraksi 8 Barongsai 2 Naga dari Komunitas Sosial Masyarakat Tionghoa Surabaya Meriahkan Surabaya Vaganza

Setelah vakum 2 tahun akibat pandemi Covid-19, akhirnya Surabaya Vaganza merupakan rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-729, digelar kembali, pada Minggu 29 Mei 2022. Hadir Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Sebanyak 16 mobil hias dari berbagai instansi turut memeriahkan acara. Pawai mobil hias diberangkatkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Siola Jalan Tunjungan pada pukul 3 sore dan berakhir di Alun Alun. Disaksikan ribuan warga di sepanjang jalan yang dilalui pawai mobil hias.

Eri mengaku senang melihat antusias warga Surabaya. Ia mangatakan acara Surabaya Vaganza merupakan salah satu wujud kebangkitan Kota Surabaya untuk menuju kebangkitan ekonomi warga Surabaya, pasca Covid-19.

Eri juga menyampaikan terima kasih kepada semua yang hadir dan bersyukur pawai bunga dapat diselenggarakan kembali. Wali Kota Surabaya meminta warga tetap Prokes dengan memakai masker.

Selanjutnya peserta pawai budaya diikuti 10 komunitas seni dan adat yang diberangkatkan pada pukul 6 sore. Komunitas Jaranan mengawali pawai, diikuti Komunitas Bali, Komunitas Suku Sabu NTT, Komunitas India, Komunitas Gebu Minang, Komunitas Tionghoa, peragaan busana carnival dari Rivana Collection dan siswa siswi SMP Negeri Kota Surabaya, ditutup Komunitas Reog Ponorogo.

Komunitas Sosial Masyarakat Tionghoa Surabaya Turut meramaikan Surabaya Vaganza. Chandra Wurianto Woo dari Komunitas Sosial Masyarakat Tionghoa Surabaya mengatakan kali ini membawa 5 tim yakni Budi Luhur, Lima Naga, Surya Naga, Boen Bio, dan Tien Lung.

“Totalnya ada 108 orang pemain dari 5 tim dengan atraksi 8 barongsai dan 2 naga,” ujar Chandra Wurianto Woo didampingi Anies Rungkat.

Chandra Wurianto Woo mengungkapkan harapannya pandemi benar-benar hilang, dan bangkitnya pariwisata di Surabaya.

“Warga sehat dan acara Surabaya Vaganza menampilkan beragam suku budaya ini bisa disaksikan masyarakat. Selain itu, HJKS bisa menarik wisatawan untuk datang ke Kota Surabaya tercinta,” tutur Chandra Wurianto Woo. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.