Disebut Kampung Blangkon karena sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian membuat blangkon. Kampung Blangkon Solo terletak di Potrojayan, Kelurahan Serengan, Surakarta, Jawa Tengah.

Banyak perajin masyarakat lokal yang tinggal di sana, sehingga kampung tersebut menjadi pusat pembuatan blangkon di Kota Solo dan diperkirakan sudah ada sejak 1970-an.

Mbah Joyo yang mempelopori pembuatan blangkon dan dilestarikan saat ini hingga memasuki generasi ketiga.

Jasa Mbah Joyo sangat melekat di kampung ini karena para perajin blangkon di sana merupakan anak didiknya. Mereka pernah bekerja di tempat Mbah Joyo.

Produk blangkon dipasarkan di Kota Solo hingga ke luar kota, seperti Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Jakarta.

Pembuatan blangkon tak selalu bergaya Surakarta, namun bisa disesuaikan dengan pesanan pelanggan. Misal blangkon gaya Yogyakarta, Sunda, atau Betawi, dan lain sebagainya.

Harga bergantung pada jenis kain dan ukuran dari blangkon itu sendiri. Blangkon ukuran dewasa dibandrol Rp15.000, sedangkan untuk anak-anak kisaran Rp10.000. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.