Tanaman bambu memiliki manfaat menjaga ekosistem air dan menyetabilkan kondisi tanah, karena sistem perakarannya yang sangat rapat.

Magetan berencana membangun Ekoeduwisata Hutan Bambu.

Beberapa jenis bambu seperti yang termasuk dalam marga bambusa, dendrocalamus, gigantochioa, dan jenis bambu dengan marga schizostachyum, nantinya menjadi referensi untuk ditanami di Hutan Bambu Magetan.

Bupati Suprawoto berharap, ke depannya Hutan Bambu ini tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga sebagai sarana edukasi masyarakat mengenai jenis-jenis bambu yang ada di Indonesia.

Ide tempat wisata baru ini adanya keinginan untuk memperbaiki ekosistem. Dengan menanam bambu, dan menjadikan Hutan Bambu sebagai sarana wisata dan edukasi, diharapkan masyarakat akan dapat menghargai alam.

Rencana pembangunan Hutan Bambu merupakan gebrakan untuk memberikan alternatif tempat wisata lain di Magetan. Bambu dipilih karena merupakan ikon dari Kabupaten Magetan.

“Sehingga nanti orang yang akan berkunjung ke Magetan memiliki alternatif ke sana dulu (hutan bambu) lalu ke Sarangan, atau sebaliknya,” ujar Bupati Magetan, di ruang rapat Pendopo Surya Graha, Selasa (10/05/2022). (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.