Kementerian Keuangan menciptakan eksportir baru dengan slogan #LokalyangMendunia, melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk mengembangkan produknya menembus pasar ekspor. Salah satunya dengan Coaching Program for New Exporters (CPNE).

Corporate Secretary LPEI Chesna F. Anwar mengatakan Program CPNE disiapkan untuk UKM berorientasi ekspor yang ingin berkembang menjadi eksportir Indonesia baik secara langsung maupun tidak langsung melalui serangkaian tahapan-tahapan pelatihan dan pendampingan tertentu, sehingga menghasilkan UKM yang unggul dan dapat bersaing di pasar global.

Program CPNE memiliki manfaat besar bagi UMKM. Seperti yang dirasakan oleh salah satu peserta program CPNE yakni Eni, pengusaha UMKM asal Yogyakarta.

Ia memiliki produk home decor dan kerajinan tangan yang diaplikasikan dengan motif batik lawas.

Berkat program CPNE, produk berupa kaleng krupuk motif batik yang dihasilkan Eni berhasil menarik pembeli dari beberapa negara seperti Eropa, Amerika Serikat, Australia, dan Asia Tenggara.

Program CPNE membantu UMKM untuk memilih jenis produk yang diproduksi sesuai permintaan, akses pasar, menghitung harga jual, dan belajar proses dari pengiriman produk hingga sampai ke negara tujuan. Selain itu, peserta program juga berkesempatan mengikuti pameran skala internasional. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.