Beberapa wilayah di Jatim sempat mengalami hujan es di antaranya Madiun, Magetan, dan Surabaya.

Hujan es dalam ilmu meteorologi disebut hail yakni presipitasi terdiri atas bola-bola es.

Menurut BMKG Juanda, penyebab hujan es adalah awan Cumulonimbus (Cb). Puncak awan Cb dapat menghasilkan butiran es. Ketika downdraft (aliran udara ke bawah) dari awan Cb cukup tinggi.

Didukung juga Suhu permukaan atau daratan cukup dingin. Maka hujan dari awan Cb jatuh dalam bentuk butiran es.

Dan dalam puncak musim hujan ini awan Cb masih aktif. BMKG mengingatkan masyarakat tetap waspada bila di sekitar sudah terlihat awan Cb. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.