Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan LRT Jabodebek Uji Coba Tahun Depan

Pembangunan LRT Jabodebek dilakukan dalam dua fase, saat ini pemerintah tengah merampungkan fase pertama sepanjang 44,43 kilometer. Fase pertama akan melayani total 18 titik pemberhentian serta terdiri atas tiga lintas pelayanan, yakni Cawang-Cibubur, Cawang-Dukuh Atas, dan Cawang-Bekasi Timur.

LRT juga akan beroperasi di dua rute perjalanan, yakni Cibubur Line dari Stasiun Harjamukti ke Dukuh Atas dan Bekasi Line dari Stasiun Jatimulya ke Dukuh Atas.

Sejumlah stasiun LRT Jabodebek akan terintegrasi dengan moda angkutan transportasi umum lainnya seperti trans-Jakarta, commuter line, MRT, hingga yang terbaru kereta cepat Jakarta-Bandung. Integrasi antarmoda transportasi diharapkan dapat mengefisiensikan waktu mobilitas orang dari satu tempat ke tempat lainnya.

Presiden Joko Widodo yang meninjau perkembangan proyek lintas rel terpadu (LRT) Jabodebek mengharap Proyek LR bisa beroperasi tahun 2022 mendatang.

Presiden mengatakan perkembangan pembangunan LRT Jabodebek sudah selesai kurang lebih 84,7 persen. Bulan April 2022 sudah mulai diuji coba dan operasional bulan Juni 2022.

Presiden tiba sekira pukul 08.15 WIB di Stasiun LRT Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, peninjauan perkembangan proyek dipandu Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri.

Kepala Negara beserta rombongan terbatas juga menjajal jalur lintas pelayanan 1 LRT yang membentang dari Stasiun TMII (Jakarta Timur) hingga Stasiun Harjamukti (Cibubur).

“Tadi kita mencoba keretanya. Halus, nyaman, kecepatannya baik, dapat dikatakan tanpa suara. Nyaman sekali,” tuturnya.

“Kenapa LRT ini kita bangun? Kita ingin membangun transportasi massal yang terintegrasi MRT, LRT, kereta bandara, bus trans-Jakarta, semua terintegrasi sehingga terjadi efisiensi mobilitas orang dari satu titik ke titik yang lain,” ucap Presiden.

Kepala Negara mengatakan pengalaman dalam pembangunan moda transportasi seperti LRT ini nantinya akan sangat bermanfaat dalam memajukan industri lokal.

Kereta LRT yang digunakan dalam proyek ini dibangun oleh PT INKA, di mana konstruksi jalur dilakukan oleh PT Adhi Karya, dan pengoperasiannya oleh PT Kereta Api Indonesia yang semuanya merupakan tenaga dan perusahaan dalam negeri, sehingga dapat menjadi sebuah modal dan fondasi apabila nanti akan membangun LRT atau bahkan moda transportasi lainnya di negara-negara lain.

“Sekarang kan kita sudah ekspor kereta ke Bangladesh, Filipina, dan kita harapkan LRT juga akan seperti itu,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara peninjauan tersebut antara lain Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo. Selain itu, hadir pula Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo, Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson, dan Direktur Utama PT Inka Budi Noviantoro. (RA)

About the Author

Berita7.Online
Independen Terpercaya

Be the first to comment on "Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan LRT Jabodebek Uji Coba Tahun Depan"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Translate ยป